KREDIT PEGAWAI BERPENGHASILAN TETAP (KPBT)

KPBT adalah kredit konsumer bagi para Pegawai Berpenghasilan Tetap dengan peruntukan jenis penggunaan konsumtif dengan sumber pembiayaan gaji dan atau penghasilan lainnya yang sah yang diterima secara tetap dan kontinyu (sesuai pola penerimaan gaji)

1. Kredit KPBT ASN

Kredit yang diperuntukan untuk Aparatur Sipil Negara dengan profesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan para Pensiunan/Purna Bakti ASN dengan sumber pembayaran dari gaji dan atau penghasilan lainnya dan gaji pensiun secara bulanan. Kredit KPBT ASN digolongkan menjadi dua jenis, yaitu :

a. Kredit KPBT Murni
ASN dengan persyaratan wajib menyerahkan SK penuh (SK Pertama, SK Terakhir, SK Pengangkatan, Taspen dan SK lainnya yang diperlukan). Kredit KPBT Murni dapat dilaksanakan secara langsung/perorangan tanpa MoU dengan Dinas/Instansi tertentu terkait dengan pola pembayaran melalui mekanisme kuasa debet rekening nasabah pada Bank pembayar gaji (yang pembayaran gajinya payroll di Bank Umum) atau surat kuasa potong gaji dari nasabah ke bendahara pembayaran gaji (untuk yang belum payroll ) atau kuasa potong gaji dari nasabah ke bendahara pada diteruskan dengan suratkuasa debet rekening pada bank pembayar gaji.Dalam pelaksanaan pemberian kredit KPBT Murni untuk lebih meningkatkan hubungan Bank dengan Bank pembayar gaji atau dinas /instansi terkait, maka dapat dilakukan kerja sama yang diikat dengan nota kesepakatan (MoU).

b. Kredit KPBT Reguler

Yaitu kredit yang diperuntukan bagi pegawai berpenghasilan tetap khusus untuk ASN/CASN yang tidak dapat menyertakan SK Penuh (SK Pertama, SK Terakhir, SK Pengangkatan, Taspen, dan SK lainnya yang diperlukan). Kredit KPBT Reguler wajib melakukan (MoU) antara PD.BAnk BPR Artha Galunggung dengan Dinas/Instansi terkait untuk hal potongan gaji dan dana penghasilan lainnya secara bulanan.
Pola pembayaran angsuran atau kuasa potong gaji dari nasabah ke bendahara dan diteruskan dengan surat kuasa debet rekening bendahara pada Bank pembayar gaji (untuk yang pembayaran gajinya belum payroll) atau melalui mekanisme kuasa debet rekening nasabah pada bank pembayar gaji (yang pembayaran gajinya payroll dibank umum).

2. Kredit KPBT Profesi/Sertifikasi

Untuk Aparatur Sipil Negara / CASN yang mempunyai tunjangan Profesi/Sertifikasi dengan sumber pembayaran dari tunjangan Profesi/Sertifikasi. Kredit KPBT Profesi/Sertifikasi hanya dapat diberikan kepada ASN yang mendapat persetujuan/rekomendasi dari atasan/pejabat yang berwenang terkait tunjangan profesi sertifikasi.
BPR Artha Galunggung dapat melaksanakan perjanjian kesepakatan (MoU) dengan Instansi /Dinas terkait dan atau pihak bank pembayar tunjangan Profesi/Sertifikasi

3. Kredit KPBT Non ASN

Untuk pegawai berpenghasilan tetap Non ASN seperti Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Pegawai swasta, Kepala Desa, Staf Desa, Perangkat Desa, Pendamping Desa, dan Pegawai Non ASN lainnya yang memenuhi ketentuan. Dengan sumber pembayaran dari gaji dan atau penghasilan bulanan lainnya. Kredit KPBT Non ASN untuk pegawai swasta, status kepegawaiannya harus sebagai pegawai tetap dan perusahaanya harus tergolong perusahaan yang bonafide dengan legalitas perusahaan yang jelas.

Khusu untuk Kredit KPBT Non ASN Kepala Desa dan Staf Desa jangka waktu kredit harus memperhatikan masa jabatan Kepala Desa

Dalam pelaksanaannya Kredit KPBT Non ASN PD. BPR Artha Galunggung wajib melakukan perjanjian kesepakatan (MoU) dengan Perusahaan/Instansi terkait

Halaman ini sedang dalam pengkinian